Wow... ada ada aja niy berita, gara-gara mengunduh 30 lagu secara ilegal alias ga bayar, seorang Mahasiswa dari Boston Amerika Serikat divonis bayar denda 6,6 miliar. Mahasiswa yang bernama Joel Tenenbaum 25 tahun mengunduh lagu-lagu dan membagikan lagu tersebut di internet. Lagu lagu berasal dari grup Nirvana, Smashing Pumpkins, Green Day, dll
Ko bisa ya...?.... Di bawah hukum federal Amerika Serikat, pembajakan satu lagu saja bisa didenda US$750-30 ribu (Rp 7,5 juta-300 juta). Tapi ganti rugi bisa mencapai US$150 ribu (1,5 miliar) perlagu jika si pembajak memang berniat buruk.
Jadi, untuk kasus Tenenbaum, ganti rugi maksimal yang bisa diputuskan juri total US$4,5 juta (Rp 44,5 miliar). Tapi para juri memutuskan bahwa ganti rugi yang mesti dibayar Tenenbaum untuk setiap lagu adalah US$22,5 ribu (Rp 222 juta).
Strategi yang diambil sama si Joel Tenenbaum adalah akan mengaku bangkrut jika di pengadilan berikutnya kalah.
Wah... bisa-bisa miskin tambah miskin... secara ga bisa beli yang original tapi mampunya cuma mengunduh lagu alias bajakan.... Waspadalah... waspadalah...
(Disarikan dari Tempo Interaktif)




Weww untung di Indonesia blum ada yah hehe
BalasHapusberkunjung siank kawan...
BalasHapuskasian banget z...cuma membajak begitu...ampe di dapat denda ...
yang namanya Indonesia tuh surga barang2 bajakan
BalasHapusjadi gakan kena denda kayannya
hahahaha
hi my friend, nice greetings :-)
BalasHapusTapi gimana orang tahu kita yg download bro
BalasHapusitu hukuman yang mendownload lalu bagaimana dgn yg menyediakan situs2 download grtis lagu2 ataw film2 ...bingung.com
BalasHapusKalo di Indonesia peraturan ini diberlakukan, kasian temen2 yang ngga mampu membeli sebuah CD/Kaset/mp3 dr penyanyi idolanya..masa siy harus nongkrongin TV atau Radio terus supaya bisa mnikmati lagunya...begitu pun di bidang komputer, kalo kita di haruskan membeli software secara legal yg harganya mencapai ratusan ribu bahkan jutaan, jelas itu ngga akan terjangkau oleh kita..Mohon maaf kpd pihak2 yang merasa dirugikan krn produknya dibajak,tdk lain krn supaya kami tetap bisa mengikuti perkembangan zaman khususnya di bidang teknologi...
BalasHapusDendanya besar sekali tuh...
BalasHapus